Brighton 1-1 Manchester City: Haaland Ukir Rekor, Milner Jadi Penyelamat!!!
Babak Pertama: Haaland Tajam, City Unggul
Manchester City langsung menguasai jalannya laga sejak peluit pertama. Dengan dominasi penguasaan bola mencapai lebih dari 65 persen, tim asuhan Pep Guardiola menekan Brighton sejak menit awal. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-33, saat Erling Haaland mencetak gol pembuka.
Gol tersebut terasa istimewa, karena menjadikan Haaland sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam 100 penampilan di Premier League. Striker Norwegia itu kini mengoleksi 88 gol, melewati catatan legenda seperti Alan Shearer maupun Harry Kane pada periode yang sama. Tepuk tangan bergema dari pendukung City, menegaskan status Haaland sebagai mesin gol paling berbahaya di Eropa saat ini.
Meski tertinggal, Brighton tetap menjaga disiplin pertahanan. Kiper Bart Verbruggen beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga harapan tuan rumah tetap hidup.
Babak Kedua: Brighton Bangkit Lewat Milner
Memasuki babak kedua, Brighton tampil lebih berani. Perubahan taktik yang dilakukan pelatih Fabian Hürzeler terbukti efektif. Tuan rumah mulai meningkatkan tekanan dan memanfaatkan celah di lini tengah City.
Momen krusial terjadi pada menit ke-67, ketika Matheus Nunes melakukan handball di area terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. James Milner, gelandang veteran berusia 39 tahun, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, Milner menaklukkan Ederson dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Gol tersebut sekaligus menambah catatan penting bagi Milner, yang tetap menjadi sosok berpengaruh meski usianya mendekati kepala empat. Publik Amex Stadium pun bersorak merayakan gol penyelamat tersebut.
Statistik Pertandingan
- Penguasaan bola: Brighton 38% – 62% Manchester City
- Tembakan: Brighton 7 (3 on target) – City 15 (6 on target)
- Kartu kuning: Brighton 2 – City 1
- Pencetak gol: Haaland (33’) / Milner (67’, penalti)
Menariknya, di babak pertama Brighton hanya mampu melepaskan satu tembakan. Itu menjadi rekor terendah dalam satu paruh laga kandang mereka selama 10 tahun terakhir. Namun berkat semangat juang dan dukungan suporter, mereka mampu memperbaiki performa dan mengimbangi tim juara bertahan.
Analisis & Dampak Hasil
Haaland tak terbendung – Sekalipun City gagal menang, catatan rekor Haaland mempertegas bahwa ia masih menjadi tumpuan utama lini serang.
Brighton semakin solid – Hasil imbang ini menunjukkan Brighton memiliki mental baja. Meski kalah dalam statistik, mereka sukses mencuri poin berharga.
City kehilangan momentum – Dua poin yang terbuang bisa berdampak pada persaingan ketat di papan atas Premier League musim ini.
Milner inspiratif – Ketegangan penalti di usia senja justru menambah kharisma Milner sebagai salah satu pemain paling konsisten dalam dua dekade terakhir.
Komentar Pasca Laga
Pelatih City, Pep Guardiola, mengaku kecewa dengan hasil imbang, namun tetap memberi pujian pada Haaland.
“Erling luar biasa, dia mencetak gol di setiap situasi. Tapi kami harus lebih klinis, karena kehilangan poin di laga seperti ini bisa merugikan di akhir musim,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, menilai timnya menunjukkan karakter kuat.
“Kami tahu City selalu mendominasi, tapi kami tidak menyerah. Milner menjadi teladan bagi seluruh pemain muda kami,” kata Hürzeler.
Kesimpulan
Pertandingan Brighton vs Manchester City hari ini membuktikan bahwa Premier League selalu menghadirkan drama tak terduga. Haaland kembali mencatat sejarah, tetapi kegigihan Brighton membuktikan bahwa semangat dan pengalaman bisa mengubah jalannya laga. Dengan hasil ini, kedua tim harus segera fokus menghadapi laga berikutnya demi menjaga ambisi mereka di musim 2025/26.